Membangun Etos Peduli Lingkungan melalui Pendidikan Karakter: Perspektif Pendidikan Islam

Authors

  • Abimansur UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.63199/attafakkur.v1i2.22

Keywords:

Pendidikan Karakter, Etos Peduli Lingkungan, Pendidikan Islam, Kesadaran Ekologis, Keberlanjutan

Abstract

Degradasi lingkungan yang ditandai oleh meningkatnya pencemaran, eksploitasi sumber daya alam, dan rendahnya kesadaran ekologis masyarakat menuntut penguatan peran pendidikan sebagai instrumen pembentukan karakter peduli lingkungan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran pendidikan karakter dalam membangun etos peduli lingkungan melalui perspektif pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel ilmiah, dokumen kebijakan pendidikan, serta literatur yang relevan mengenai pendidikan karakter, etika lingkungan, dan ajaran Islam tentang pelestarian alam. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menginterpretasikan konsep-konsep yang berkaitan dengan pembentukan etos peduli lingkungan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam memiliki kontribusi strategis dalam membentuk kesadaran ekologis peserta didik melalui internalisasi nilai tanggung jawab, amanah, kesederhanaan, kebersihan, dan peran manusia sebagai khalifah di muka bumi. Implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan dapat dilakukan melalui integrasi materi lingkungan dalam pembelajaran, pembiasaan perilaku ramah lingkungan di sekolah, keteladanan pendidik, serta penguatan budaya sekolah berwawasan lingkungan. Kebaruan kajian ini terletak pada upaya mensintesiskan konsep pendidikan karakter, etika lingkungan, dan nilai-nilai pendidikan Islam sebagai landasan pengembangan etos peduli lingkungan yang berkelanjutan. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis nilai Islam dapat menjadi instrumen penting dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran ekologis, tanggung jawab sosial, dan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.

References

Adisusilo, S. (2013). Pembelajaran Nilai Karakter. Rajawali Press.

Ahmad. (2018). Kemampuan Guru PAI dalam Mendesain Pembelajaran di MTs Putri Tunggal Desa Muladimeng Kecamatan Ponrang Kabupaten ...

Al-Anwari, A. M. (2014). Strategi Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Adiwiyata Mandiri. Ta’dib, 19(2), 228–240.

Al-Khayyat, A. A. (1994). Etika Bekerja dalam Islam (M. Nurhakim (Trans.)). Gema Insani Press.

Al-Khindhi, A. S. (1997). Bekerja sebagai Ibadah: Konsep Memberantas Kemiskinan, Kebodohan, dan Keterbelakangan Umat. CV Aneka.

Anoraga, P. (1992). Psikologi Kerja. Rineka Cipta.

Azzet, A. M. (2016). Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia. Ar-Ruzz Media.

Barnawi, & Arifin, M. (2013). Strategi dan Kebijakan Pendidikan Karakter. Ar-Ruzz Media.

Bukhori, M. (1994). Pendidikan dalam Pembangunan. Tiara Wacana.

Chasanah, U. (2017). Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Pendidikan. Tasyri’: Jurnal Tarbiyah Syari’ah Islamiyah, 24(1), 76–91.

Daryanto, Darmiatun, S., & Bintoro. (2013). Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Gava Media.

Gie, T. L. (1978). Cara Bekerja Efisien. Karya Kencana.

Gunawan, H. (2012). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasi. Alfabeta.

Hamzah, S. (2013). Pendidikan Lingkungan: Sekelumit Wawasan Pengantar. Refika Aditama.

Ismail, M. I. (2012). Pendidikan Karakter: Suatu Pendekatan Nilai. Alauddin University Press.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai-nilai Budaya untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter Bangsa.

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.

Mahmud, & others. (2015). Pendidikan Lingkungan Sosial Budaya. Remaja Rosdakarya.

Majid, A., & Andayani, D. (2012). Pendidikan Karakter Perspektif Islam. Remaja Rosdakarya.

Muhaimin, A. (2013). Urgensi Pendidikan Karakter di Indonesia. Ar-Ruzz Media.

Mulyana, R. (2009). Penanaman Etika Lingkungan melalui Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jurnal Tabularasa, 6(2), 175–185.

Muslich, M., & others. (n.d.). Konsep dan Model Pendidikan Karakter.

Purwanti, D. (2017). Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan dan Implementasinya. Dwijacendekia: Jurnal Riset Pedagogik, 1(2), 14–20.

Rozak, A., & others. (1997). Etos Kerja Mendorong Produktivitas Umat Beragama di Abad Dua Satu. Zikrul Hakim.

Sihombing, U. (2001). Konsep dan Pengembangan Pendidikan Berbasis Masyarakat. Adicita Karya Nusa.

Syarbini, A. (2014). Model Pendidikan Karakter dalam Keluarga. Elex Media Komputindo.

Syifa, A. (2014). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Universitas Garut, 8(1), 1–10.

Tamara, R. M. (2016). Peranan Lingkungan Sosial terhadap Pembentukan Sikap Peduli Lingkungan Peserta Didik di SMA Negeri Kabupaten Cianjur. Jurnal Pendidikan Geografi, 16(1), 1–10.

Tasmara, T. (1995). Etos Kerja Pribadi Muslim. Dana Bhakti Wakaf.

Tilaar, H. A. R. (1999). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia: Strategi Reformasi Pendidikan Nasional. Remaja Rosdakarya.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2005).

Warsah, I., & Destriani. (2022). Pemanfaatan Model Pembelajaran Flipped Classroom pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Islam Terpadu. SITTAH: Journal of Primary Education, 3(2), 175–190.

Wibowo, A., & Purnama, S. (2013). Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi. Pustaka Pelajar.

Yanto, M., & others. (2022). Intercultural Sensitivity of Educational Management Students as the Future’s Educational Leaders in Indonesia. International Journal of Sociology of Education, 11(3), 263–290.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Membangun Etos Peduli Lingkungan melalui Pendidikan Karakter: Perspektif Pendidikan Islam. (2026). At-Tafakkur: Journal of Islamic Studies, 1(2), 79-94. https://doi.org/10.63199/attafakkur.v1i2.22