Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dalam Perspektif Filsafat Progresivisme
DOI:
https://doi.org/10.63199/an-nahdhah.v1i2.15Keywords:
Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar, Progresivisme, Filsafat Pendidikan, Pembelajaran Berpusat pada Peserta DidikAbstract
Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi serta karakter. Konsep tersebut memiliki keterkaitan erat dengan filsafat progresivisme yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar ditinjau dari perspektif filsafat progresivisme serta mengidentifikasi relevansinya terhadap pengembangan proses pembelajaran. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya mengintegrasikan konsep Kurikulum Merdeka dengan prinsip-prinsip progresivisme sebagai landasan filosofis dalam pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur (library research) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal, buku, serta dokumen kebijakan yang berkaitan dengan Kurikulum Merdeka dan filsafat progresivisme. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka memiliki kesesuaian dengan prinsip-prinsip progresivisme, terutama pada aspek pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, pemberian kebebasan dalam mengembangkan potensi, pengalaman belajar yang kontekstual, serta peran guru sebagai fasilitator. Selain itu, pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan penguatan Profil Pelajar Pancasila mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan kolaboratif. Dengan demikian, Kurikulum Merdeka dapat dipandang sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai progresivisme dalam pendidikan dasar yang berpotensi meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan pengembangan karakter peserta didik.
References
Alami, Y., & Najmudin, D. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Madrasah. Tarbiyatu Wa Ta’lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam (JPAI), 5(1).
Almarisi, A. (2023). Kelebihan Dan Kekurangan Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Sejarah Dalam Perspektif Historis. Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, Dan Ilmu-Ilmu Sosial, 7(1), 114–115.
Anas, I., Anam, & Hariwahyuni. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Madrasah Ibtidaiyah (MI). Journal of Creative Student Research (JCSR), 1(1).
Anggraini, Y., Faizah, & others. (2022). Peran Guru dalam Mengembangan Kurikulum Merdeka. 1(3).
Ardianti, A. (2022). Kurikulum Merdeka: Pemaknaan Merdeka dalam Perencanaan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 6(3), 399–407. https://doi.org/10.23887/jppp.v6i3.55749
Aristyasari, Y. (2019). Menggabungkan Nilai-Nilai Progresif dan Kecerdasan Sosial, Emosional, Spiritual dalam Pendidikan Islam di Era Digital. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 353, 437–443. https://doi.org/10.2991/icosihess
Arviansyah, S. (2022). Efektivitas Dan Peran Dari Guru Dalam Kurikulum Merdeka Belajar. 17(1), 40–50.
Baro’ah. (2020). Kebijakan Merdeka Belajar Sebagai Peningkatan Mutu Pendidikan. Jurnal Tawadhu, 4(1), 90–104.
Bernadib, I. (1997). Filsafat Pendidikan: Sistem dan Metode (9th ed.). Andi Publishing.
Goodman, B., & Stivers. (2010). Project-Based Learning.
Hendri. (2020). Merdeka Belajar: Antara Retorika dan Aplikasi. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 8(8), 81–95. https://doi.org/10.24036/et.v8i1.107288
Indriani, N., Suryani, I., & Mukaromah, L. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Pembentukan Karakter Disiplin Peserta Didik di Sekolah Dasar. 17(1).
Istiq’faroh. (2020). Relevansi Filosofi Ki Hajar Dewantara Sebagai Dasar Kebijakan Pendidikan Nasional Merdeka Belajar di Indonesia. Lintang Songo: Jurnal Pendidikan, 3(2), 65–79.
Jojor, A., & Sihotang, H. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka dalam Mengatasi Learning Loss di Masa Pandemi Covid-19 (Analisis Studi Kasus Kebijakan Pendidikan). Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5150–5161.
Kooli, Z., & Jamrah. (2019). Filosofi Pendidikan di Kesultanan Oman: Antara Perenialisme dan Progresivisme. American Journal of Education and Learning, 4(1), 36–49. https://doi.org/10.20448/804
Kurniati, Kelmaskouw, Deing, Bonin, & Haryanto. (2022). Model Proses Inovasi Kurikulum Merdeka Implikasinya Bagi Siswa dan Guru Abad 21. Jurnal Citizenship Virtues, 2(2), 408–423.
Lince. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan IAIM Sinjai, 1, 38–49.
Madhakomala, & others. (2022). Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Pemikiran Pendidikan Paulo Freire. At-Ta’lim: Jurnal Pendidikan, 8(2), 65.
Mualifah. (2013). Progresivisme John Dewey dan Pendidikan Partisipatif Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 102–121.
Muhmidayeli. (2011). Filsafat Pendidikan. Refika Aditama.
Mustagfiroh. (2020). Konsep Merdeka Belajar Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 3(1), 141–147.
Naatoni, R., & Masitoh, S. (2022). Perspektif dalam Filsafat Pendidikan. Educational Studies, 13(2), 127–133. https://doi.org/10.1080/0305498032000080738
Natalia, S. (2021). Pendekatan Konsep Merdeka Belajar Dalam Pendidikan. Prosiding Webinar Nasional IAHN-TP Palangkaraya, 1, 40–50.
Noventari. (2020). Konsepsi Merdeka Belajar Dalam Sistem Among Menurut Pandangan Ki Hajar Dewantara. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Kewarganegaraan, 15(1), 290–307.
Ornstein, A. C., & Levine, D. U. (1985). An Introduction to the Foundations of Education. Houghton Mifflin Company.
Priantini, S., & Adnyana. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Belajar untuk Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas. Jurnal Penjamin Mutu, 8(2). https://doi.org/10.25078/jpm.v8i02.1386
Putri, R. P., & others. (2023). Konsep Merdeka Belajar pada Sekolah Dasar Ditinjau dari Perspektif Filsafat Progresivisme. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 6(1), 9–10.
Rahmadayanti, & Hartoyo. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431
Slametno, Sauri, Muchtar, & Warta. (2019). Implementasi Kursus Manajemen Pendidikan dan Lembaga Pelatihan dalam Meningkatkan Kualitas Kelulusan dan Daya Serap di Dunia Bisnis dan Industri (DUDI). International Journal of Nusantara Islam, 7(2), 306–312. https://doi.org/10.15575/ijni.v7i2
Sopacua, J. (2022). Muhammad Rijal Fadli, Konsep Pendidikan Merdeka Belajar Perspektif Filsafat Progresivisme.
Susiani, I. W. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Darur Rohmah Gandu Mlarak Ponorogo. Proceeding of the 3rd International Conference on Islamic Studies (ICIS), 3, 296–306.
Usanto. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa. 5(2), 495.
Usman, Lestari, Alfianisya, & others. (2022). Pemahaman Salah Satu Guru di MAN 2 Tangerang Mengenai Sistem Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 5(1). https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4432
Veronica, S. (2022). Pengaruh Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Perbandingan Penerapan Kurikulum 2013. Jurnal PGSD Universitas Lamappapoleonro, 1(1), 10.
Wiguna, Andalas, Lestari, Agustina, Sari, & Nalim. (2021). Konsep Pembelajaran Mandiri Perspektif Progresivisme John Dewey dalam Pembelajaran Matematika. Proceeding of ICONIE, 369–383.
Wikandaru, R. (2012). Aliran Pendidikan Progresivisme dan Kontribusinya dalam Pengembangan Pendidikan Pancasila di Indonesia. Jurnal Ilmiah CIVIS, 2(1), 148.
Yunus. (2016). Telaah Aliran Pendidikan Progresivisme dan Esensialisme dalam Perspektif Filsafat Pendidikan. Jurnal Cakrawala Pendas, 2(1), 45–59. https://doi.org/10.31949/jcp.v2i1.319
Zulaiha, S., Meldina, T., & Meisin. (2022). Problematika Guru dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar, 9(2), 163–177.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Afifa Nuril Habibah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.