Implementasi Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) dalam Membentuk Karakter Siswa di SMKN 1 Jenangan
DOI:
https://doi.org/10.63199/an-nahdhah.v1i2.16Keywords:
Budaya 5S, Pendidikan Karakter, Pembiasaan, Budaya Sekolah, Peserta Didik.Abstract
Perkembangan zaman dan perubahan pola interaksi sosial telah menyebabkan terjadinya penurunan penerapan nilai-nilai kesopanan dan etika di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, sekolah perlu mengembangkan budaya positif yang mampu membentuk karakter peserta didik, salah satunya melalui penerapan budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi budaya 5S dalam membentuk karakter siswa di SMKN 1 Jenangan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis budaya 5S sebagai bentuk pembiasaan yang diintegrasikan ke dalam aktivitas rutin sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya 5S diimplementasikan melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan guru, dan pembiasaan dalam proses pembelajaran. Penerapan budaya tersebut mampu menumbuhkan sikap sopan santun, rasa hormat, kepedulian sosial, serta kemampuan berinteraksi secara positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Dengan demikian, budaya 5S dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam memperkuat pembentukan karakter peserta didik di sekolah.
References
Furchan, A. (2005). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Pustaka Belajar.
Gunawan, I. (2016). Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik (1st ed.). PT Bumi Aksara.
Istijanto. (2005). Aplikasi Praktis Riset Pemasaran. PT Gramedia Pustaka Utama.
Kesuma, D., Triatna, C., & Permana, J. (2012). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Lestari, R. D. (2018). Proses Penanaman Nilai-Nilai Ketamansiswaan Melalui Budaya Sekolah SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Yogyakarta Tahun Pelajaran 2016/2017. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 4(2), 360. http://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/trihayu/article/view/2243
Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.
Muslich, M., & others. (n.d.). Konsep dan Model Pendidikan Karakter.
Prastowo, A. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Ar-Ruzz Media.
Ramawati, D. D., & others. (2021). Penerapan Budaya 5S dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Karakter Siswa SMP Negeri 3 Polokarto. Jurnal Pendidikan, 3(1).
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Praktiknya. Bumi Aksara.
Sukitman, T. (n.d.). Panduan Lengkap.
Wiyani, N. A. (n.d.). Konsep, Praktik, dan Strategi Membumikan Pendidikan Karakter.
Zsantana, P. N. (2023). Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dan Moral melalui Program 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) di SMK Negeri 1 Trenggalek pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan, 11(1).
Zubaedi. (2013). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Prenada Media Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dela Puspitasari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.